Pengguna internet pasti tahu cerita tentang planet Mars seukuran bulan purnama. Dengan sedikit pengetahuan astronomi kita bisa tahu bahwa cerita tersebut adalah bohong. Tanggal 29 januari 2010 Mars kembali mengalami oposisi. Untuk itu, mari belajar tentang oposisi Mars.
Oposisi dalam kehidupan sehari-hari bisa diartikan berseberangan. Jika kita masukkan ke dalam konteks astronomi maka oposisi berarti sebuah objek berseberangan dengan Matahari.
Terdapat 8 planet yang bergerak mengelilingi Matahari. Bumi berada pada posisi ketiga paling dekat dengan Matahari. Dengan begini, orbit Bumi membagi planet-planet menjadi dua kelompok yaitu planet inferior dan planet superior.
Planet inferior adalah planet-planet dengan orbit lebih kecil dari orbit Bumi. Ada dua planet yang bisa dimasukkan ke dalam kategori ini yaitu Merkurius dan Venus. Karena berada di dalam orbit Bumi, planet-planet ini akan mengalami perubahan fase.
Planet-planet dengan orbit yang lebih besar dari orbit Bumi kita sebut planet superior. Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus adalah planet superior.
Peristiwa oposisi terjadi pada planet-planet superior. Konfigurasi oposisi planet bisa dilihat pada gambar di bawah.
Jika saat oposisi Bumi berada pada titik terjauh dari Matahari (aphelion) dan planet superior berada pada titik terdekat dari Matahari (perihelion) maka kedua objek berada pada posisi terdekat. Kejadian seperti ini yang terjadi saat oposisi Mars tahun 2003. Jarak kedua planet ketika itu adalah 55.8 km sehingga menjadi jarak terdekat Mars dari Bumi semenjak hampir 60 ribu tahun. Ukuran Mars ketika itu adalah 25.11 detik busur, hampir dua kali lebih besar dibandingkan penampakan biasanya. Namun jika dibandingkan dengan ukuran Bulan yang mencapai 1800 menit busur maka ukuran Mars hanya 1/72 kali ukuran bulan purnama.
Tahun ini Mars akan berukuran 12.87 detik busur ketika mengalami oposisi pada 29 Januari 2009. Ukuran Mars saat oposisi setara dengan 1/142 kali ukuran bulan purnama.
Bagi astronom, oposisi Mars pada tahun 2003 adalah saat yang dinanti karena ketika itu teleskop-teleskop di Bumi berkesempatan memotret Mars dalam ukuran yang lebih besar. Kutub selatan Mars yang saat itu miring ke arah Bumi dapat terlihat dengan jelas.
Oposisi Mars terjadi setiap 1.88 tahun. Artinya, jika tanggal 29 Januari 2010 terjadi oposisi maka oposisi berikutnya akan terjadi pada: 3 Maret 2012, 8 April 2014, 22 Mei 2016, 27 Juli 2018, 13 Oktober 2020 dan seterusnya.
Berikut adalah fakta-fakta jika terjadi oposisi sebuah planet:
- Planet tampak sepanjang malam. Artinya planet akan terbit saat Matahari tenggelam, berada di meridian persis tengah malam, dan tenggelam saat Matahari terbit.
- Planet berada pada saat terdekat dengan Bumi sehingga tampak sangat terang.
- Bagian planet yang disinari Matahari tampak seluruhnya dari Bumi. Hal ini mirip dengan apa yang terjadi saat Bulan berada dalam fase purnama.
- Objek yang memiliki permukaan yang tidak terhalang atmosfer akan memiliki reflektansi paling tinggi saat oposisi.
Sumber : http://lubanghitam.com/2010/01/oposisi-menguak-misteri-mars-sebesar-bulan/#more-513




0 Responses to 'Oposisi: Menguak Misteri Mars Sebesar Bulan'
Posting Komentar
Ayo Berkomentar...