Debu dan Definisinya

Ditulis oleh Unknown On Rabu, Maret 24, 2010 0 Komentar
Debu ialah nama umum untuk sejumlah partikel padat kecil dengan diamter kurang dari 500 mikrometer. Di atmosfer Bumi, debu berasal dari sejumlah loess (Loess ( loʊ.əs /, / lʌs /, atau / lɛs ) adalah sebuah Aeolian sedimen yang dibentuk oleh akumulasi lumpur yang tertiup angin dan yang lebih kecil dan variabel jumlah pasir dan tanah liat yang secara longgar dipererat dengan kalsium karbonat. Biasanya homogen dan sangat keropos dan dilalui oleh kapiler vertikal yang memungkinkan endapan fraktur dan membentuk tebing vertikal.Kata loess, dengan konotasi asal oleh angin-didepositokan akumulasi, adalah asal Jerman dan berarti "longgar." Itu pertama kali diterapkan pada lembah Sungai Rhine loess sekitar 1821) yang disebarkan melalui angin, letusan gunung berapi, pencemaran, dll. Debu udara dianggap aerosol (Aerosol secara teknis merujuk pada partikel padat yang ada di udara (juga disebut abu atau partikulat) maupun tetesan cair. Dalam bahasa sehari-hari, aerosol merujuk pada tabung semprot aerosol maupun isi tabung itu.
Istilah aerosol berasal dari kenyataan bahwa bahan yang "melayang" di udara adalah suspensi (campuran di mana partikel padat, cair, maupun gabungan keduanya disuspensikan di cairan). Untuk membedakan suspensi dari larutan yang sesungguhnya, istilah sol yang semula berkembang berarti meliputi dispersi partikel tipis (sub-mikroscopik) dalam sebuah cairan. Dengan studi dispersi di udara, istilah aerosol berkembang dan kini mencakupi tetesan padat, partikel padat, dan gabungan keduanya.)
dan bisa memiliki tenaga radiasi lokal yang kuat di atmosfer dan berpengaruh pada iklim. Di samping itu, jika sejumlah partikel kecil disebarkan ke udara di daerah tertentu (seperti tepung terigu), dalam keadaan tertentu ini bisa menimbulkan bahaya ledakan.

Debu bertanggung jawab menyebabkan penyakit paru seperti pneumokoniosis (Pneumokoniosis (Benign Pneumoconioses) adalah suatu penyakit yang terjadi akibat adanya sejumlah besar debu di dalam paru-paru, yang sifatnya jinak maupun ganas.

Debu yang terhirup adalah debu di udara yang pada proses inhalasi tertahan di paru-paru.
Jumlah debu yang tertimbun tergantung kepada lamanya pemaparan, konsentrasi debu di dalam udara yang terhirup, volume udara yang dihirup setiap menitnya dan sifat pernafasannya.
Pernafasan yang lambat dan dalam, cenderung akan mengendapkan lebih banyak debu daripada pernafasan yang cepat dan dangkal.
Debu di dalam paru-paru menyebabkan suatu reaksi jaringan, yang jenis dan lokasinya bervariasi, tergantung kepada jenis debunya.
, penyakit yang yang terjadi di antara sejumlah pekerja tambang. Keadaan ini menyebabkan timbulnya pengaturan terhadap keadaan kerja.). Pengendalian debu adalah penekanan partikel padat dengan diameter kurang dari 500 mikrometer. Pelanggaran kendali debu paling sering terjadi di pembangunan perumahan baru di daerah perkotaan. 

Jenis Debu
  • Debu Rumah Tangga
  • Partikulat 
  Dalam pembahasan dunia Industri, kita tidak terlepas pada isu-isu lingkungan terkait dengan polusi/limbah yang ditimbulkan. Untuk menghindari pembuangan limbah atau polusi yang berlebihan maka diperlukan pengetahuan mengenai pemrosesan limbah. Polusi udara adalah salah satu bentuk polusi yang cukup menarik untuk dibahas. Bayangkan saja PLTU Batu Bara yang selalu mengeluarkan asap hitam, dan berbagai industri lainnya yang mengotori langit kita. Hal ini bisa kita minimalisir dengan menggunakan pemisah partikulat/debu.
  • Debu Jatuhan
  • Partikel
  • Loess
  • Material Vulkanik
  • Pasir
  • Granular
  • Aerosol
  • Pencemaran Udara
  • Debu Luar Angkasa
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Debu
                dengan berbagai revisi dan pengeditan juga riset